Cara Melihat History yang Sudah Dihapus di Android

admin

0 Comment

Link

Android telah menjadi salah satu sistem operasi paling populer di dunia. Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia, sistem operasi ini menyediakan berbagai fitur yang berguna, termasuk fitur browser untuk mengakses internet. Namun, apakah Anda tahu bahwa sejarah browsing Anda dapat dihapus secara otomatis atau manual? Kadang-kadang, Anda mungkin membutuhkan sejarah browsing yang dihapus untuk tujuan tertentu. Artikel ini akan memberi Anda sepuluh cara untuk melihat sejarah browsing yang dihapus di perangkat Android Anda.

Jika Anda telah menghapus riwayat browsing pada perangkat Android Anda, Anda mungkin berpikir bahwa data tersebut telah hilang selamanya. Namun, itu tidak selalu benar. Ada beberapa cara untuk mengakses kembali data tersebut. Dalam artikel ini, kami akan membahas sepuluh cara untuk melihat sejarah browsing yang dihapus di perangkat Android Anda.

Selama ini, Anda mungkin berpikir bahwa menghapus riwayat browsing adalah cara terbaik untuk menjaga privasi Anda di internet. Namun, ada beberapa situasi di mana Anda mungkin perlu mengakses kembali data tersebut. Misalnya, jika Anda lupa alamat situs web yang pernah Anda kunjungi, atau jika Anda ingin melihat sejarah browsing orang lain. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara untuk melihat sejarah browsing yang dihapus di perangkat Android Anda.

Cara Melihat History yang Sudah Dihapus di Android

Cara Pertama: Gunakan Google History

Google menyimpan riwayat pencarian dan browsing Anda secara default. Ini termasuk semua halaman web yang Anda kunjungi dan pencarian yang Anda lakukan. Untuk mengakses sejarah Anda, Anda dapat mengunjungi situs web Google History di komputer Anda. Namun, apakah Anda tahu bahwa Anda juga dapat mengakses Google History dari perangkat Android Anda?

Untuk mengakses Google History di perangkat Android Anda, pertama-tama Anda perlu membuka aplikasi Google. Kemudian, ketuk ikon tiga bar di pojok kiri atas layar untuk membuka menu. Di sini, pilih “Riwayat” untuk membuka riwayat pencarian dan browsing Anda. Anda dapat melihat semua halaman web yang Anda kunjungi dan pencarian yang Anda lakukan.

๐Ÿ”ด BACA JUGA:  10 Cara Mengaktifkan Android System WebView

Jika Anda menghapus riwayat browsing di perangkat Android Anda, riwayat tersebut mungkin juga dihapus dari Google History. Namun, jika Anda memiliki sinkronisasi riwayat diaktifkan, riwayat tersebut masih dapat dilihat di Google History. Untuk mengaktifkan sinkronisasi riwayat, buka aplikasi Google di komputer Anda dan masuk ke akun Google Anda. Kemudian, pergi ke pengaturan dan aktifkan sinkronisasi riwayat.

Cara Kedua: Gunakan Aplikasi Pemulihan Data

Jika Anda telah menghapus riwayat browsing di perangkat Android Anda dan tidak memiliki sinkronisasi riwayat diaktifkan, Anda mungkin masih dapat memulihkan data tersebut menggunakan aplikasi pemulihan data. Ada beberapa aplikasi pemulihan data yang tersedia di Google Play Store yang dapat membantu Anda memulihkan data yang hilang, termasuk riwayat browsing. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua aplikasi pemulihan data dapat memulihkan data dengan sempurna, dan beberapa aplikasi mungkin memerlukan akses root untuk bekerja dengan baik.

Salah satu aplikasi pemulihan data terbaik untuk perangkat Android adalah DiskDigger. Aplikasi ini dapat memulihkan berbagai jenis data yang hilang, termasuk foto, video, dan dokumen. Untuk memulihkan riwayat browsing yang dihapus, cukup instal aplikasi DiskDigger di perangkat Android Anda, lalu jalankan aplikasi tersebut dan pilih jenis file yang ingin Anda pulihkan.

Setelah memilih jenis file, aplikasi akan memulai pemindaian perangkat Android Anda dan mencari data yang hilang. Setelah pemindaian selesai, Anda dapat melihat hasilnya dan memilih file yang ingin dipulihkan. Namun, perlu diingat bahwa aplikasi ini memerlukan akses root untuk memulihkan file secara menyeluruh.

Cara Ketiga: Gunakan Aplikasi Browser Pihak Ketiga

Jika Anda menghapus riwayat browsing di perangkat Android Anda, riwayat tersebut mungkin juga dihapus dari aplikasi browser bawaan. Namun, ada beberapa aplikasi browser pihak ketiga yang dapat membantu Anda melihat sejarah browsing yang dihapus. Beberapa aplikasi browser pihak ketiga populer yang dapat Anda gunakan adalah Mozilla Firefox, Google Chrome, dan Opera Mini.

๐Ÿ”ด BACA JUGA:  10 Cara Membuat Video Spectrum di Android

Untuk melihat riwayat browsing yang dihapus di Mozilla Firefox, cukup buka aplikasi dan ketuk ikon tiga bar di pojok kanan bawah layar. Pilih “Riwayat” dari menu dan Anda dapat melihat semua halaman web yang Anda kunjungi sebelumnya. Jika riwayat browsing sudah dihapus, Anda dapat mencoba memulihkan data menggunakan fitur pemulihan yang disediakan oleh aplikasi Mozilla Firefox.

Untuk melihat riwayat browsing yang dihapus di Google Chrome, cukup buka aplikasi dan ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas layar. Pilih “Riwayat” dari menu dan Anda dapat melihat semua halaman web yang Anda kunjungi sebelumnya. Jika riwayat browsing sudah dihapus, Anda dapat mencoba memulihkan data menggunakan fitur pemulihan yang disediakan oleh aplikasi Google Chrome.

Untuk melihat riwayat browsing yang dihapus di Opera Mini, cukup buka aplikasi dan ketuk ikon tiga bar di pojok kanan bawah layar. Pilih “Riwayat” dari menu dan Anda dapat melihat semua halaman web yang Anda kunjungi sebelumnya. Jika riwayat browsing sudah dihapus, Anda dapat mencoba memulihkan data menggunakan fitur pemulihan yang disediakan oleh aplikasi Opera Mini.

Cara Keempat: Gunakan Aplikasi Khusus

Selain aplikasi pemulihan data dan browser pihak ketiga, ada juga beberapa aplikasi khusus yang dapat membantu Anda melihat sejarah browsing yang dihapus. Beberapa aplikasi khusus yang populer adalah My Android Tools, History Eraser, dan History Eraser Pro.

My Android Tools adalah aplikasi multifungsi yang dapat membantu Anda mengelola berbagai aspek dari perangkat Android Anda, termasuk sejarah browsing yang dihapus. Untuk melihat riwayat browsing yang dihapus dengan aplikasi My Android Tools, cukup instal aplikasi tersebut dan buka menu “Riwayat Browser”. Aplikasi ini juga dapat membantu Anda memulihkan riwayat browsing yang dihapus dengan mudah.

๐Ÿ”ด BACA JUGA:  13 Cara Melacak HP Android yang Hilang tanpa GPS

History Eraser adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk membantu Anda menghapus sejarah browsing, cache, dan file sementara lainnya dari perangkat Android Anda. Namun, aplikasi ini juga dapat membantu Anda melihat riwayat browsing yang dihapus dengan mudah. Setelah instal aplikasi History Eraser, buka menu “Riwayat” dan Anda dapat melihat semua halaman web yang Anda kunjungi sebelumnya.

History Eraser Pro adalah versi berbayar dari aplikasi History Eraser yang memiliki lebih banyak fitur dan kemampuan. Aplikasi ini dapat membantu Anda melihat riwayat browsing yang dihapus, memulihkan data yang hilang, dan menghapus file sementara lainnya dengan mudah. Namun, perlu diingat bahwa aplikasi ini hanya tersedia dalam versi berbayar dan mungkin tidak cocok untuk semua pengguna.

Cara Kelima: Gunakan Layanan Penyimpanan Cloud

Jika Anda memiliki akun Google atau akun lainnya yang terhubung dengan layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive atau Dropbox, Anda mungkin dapat melihat riwayat browsing yang dihapus dengan mudah. Layanan penyimpanan cloud seperti ini sering menyimpan salinan cadangan data dari perangkat Android Anda, termasuk riwayat browsing.

Untuk melihat riwayat browsing yang dihapus di Google Drive, cukup buka aplikasi Google Drive dan cari folder “Google Chrome”. Di dalam folder ini, Anda akan menemukan semua data riwayat browsing dan bookmark yang terkait dengan akun Google Anda. Jika riwayat browsing sudah dihapus, Anda mungkin dapat melihat cadangan data ini dan memulihkan riwayat browsing yang hilang.

Demikianlah cara melihat sejarah browsing yang dihapus di perangkat Android Anda. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi Anda harus memilih metode yang paling cocok untuk kebutuhan Anda. Namun, sebaiknya lakukan backup secara teratur untuk memastikan bahwa data Anda selalu aman dan tersedia jika terjadi kehilangan data di masa depan.

Share:

Related Post