10 Cara Mengupgrade Android

Selamat datang di artikel ini yang akan membahas 10 cara mengupgrade Android dengan mudah dan praktis. Jika kamu merasa smartphone Android-mu terasa lambat atau ingin mendapatkan fitur terbaru yang ditawarkan oleh versi Android yang lebih baru, maka inilah tempat yang tepat untuk mencari solusinya. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips dan trik yang dapat membantu kamu mengupgrade perangkat Android-mu sendiri. Jadi, simak baik-baik dan ikuti panduan berikut ini!

Sebelum kita mulai, penting untuk diingat bahwa proses mengupgrade Android dapat bervariasi tergantung pada merek dan model perangkatmu. Oleh karena itu, pastikan untuk mencari informasi spesifik tentang perangkatmu sebelum melakukan upgrade. Tanpa basa-basi lagi, berikut adalah 10 cara yang dapat kamu lakukan untuk mengupgrade Android-mu:

Cara Mengupgrade Android

1. Periksa Pembaruan Sistem

Salah satu cara paling sederhana untuk mengupgrade Android-mu adalah dengan memeriksa adanya pembaruan sistem. Biasanya, produsen perangkat Android akan merilis pembaruan keamanan dan fitur baru secara berkala. Untuk memeriksa pembaruan sistem, ikuti langkah-langkah berikut:

1. Buka aplikasi “Pengaturan” di perangkat Android-mu.
2. Gulir ke bawah dan cari opsi “Tentang Telepon” atau “Tentang Perangkat”.
3. Ketuk opsi tersebut dan cari “Pembaruan Perangkat Lunak” atau “Pembaruan Sistem”.
4. Jika ada pembaruan yang tersedia, ikuti petunjuk di layar untuk mengunduh dan menginstalnya.

Catatan: Pastikan perangkatmu terhubung ke jaringan Wi-Fi dan memiliki daya baterai yang mencukupi sebelum memulai pembaruan sistem.

Setelah kamu melakukan pembaruan sistem, perangkat Android-mu akan memiliki fitur terbaru dan mungkin mengalami peningkatan kinerja yang signifikan. Jadi, pastikan untuk memeriksa pembaruan sistem secara rutin.

2. Gunakan Custom ROM

Jika kamu ingin mengupgrade Android-mu dengan cara yang lebih ekstensif, kamu dapat mempertimbangkan untuk menggunakan custom ROM. Custom ROM adalah versi modifikasi dari sistem operasi Android yang dikembangkan oleh komunitas pengembang pihak ketiga. Dengan menggunakan custom ROM, kamu dapat menginstal versi Android yang lebih baru atau mengubah tampilan dan fitur perangkatmu sesuai dengan keinginan.

Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan custom ROM memerlukan pengetahuan dan pemahaman teknis yang lebih mendalam. Selain itu, menginstal custom ROM juga dapat membatalkan garansi perangkatmu dan berpotensi menyebabkan kerusakan jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Sebelum menggunakan custom ROM, pastikan untuk melakukan pencarian dan membaca ulasan pengguna tentang ROM yang akan kamu instal. Pilih ROM yang stabil, kompatibel dengan perangkatmu, dan dikembangkan oleh pengembang terpercaya. Selain itu, pastikan untuk membuat cadangan semua data penting sebelum memulai proses instalasi. Setelah kamu memilih custom ROM yang tepat, langkah-langkah umum untuk menginstalnya adalah sebagai berikut:

  • Unduh ROM: Cari tautan unduhan untuk custom ROM yang kamu pilih. Pastikan untuk mendownload versi yang sesuai dengan perangkatmu.
  • Cadangkan data: Sebelum menginstal custom ROM, lakukan cadangan semua data penting di perangkatmu, seperti kontak, pesan, foto, dan file lainnya. Kamu dapat menggunakan fitur cadangan bawaan perangkat atau aplikasi pihak ketiga.
  • Aktifkan mode pengembang: Buka pengaturan perangkatmu, masuk ke opsi “Tentang Telepon” atau “Tentang Perangkat”, dan cari opsi “Nomor Build”. Ketuk opsi tersebut beberapa kali hingga muncul pesan yang memberi tahu bahwa kamu telah menjadi pengembang.
  • Pasang pemulihan kustom (custom recovery): Untuk menginstal custom ROM, perlu memasang pemulihan kustom seperti TWRP (Team Win Recovery Project). Pemulihan kustom memungkinkan kamu melakukan pemulihan sistem, pencadangan, dan instalasi ROM kustom. Kamu dapat mencari tutorial khusus untuk perangkatmu tentang cara memasang pemulihan kustom.
  • Wipe data dan cache: Sebelum menginstal custom ROM, sebaiknya lakukan proses wipe data dan cache melalui pemulihan kustom. Ini akan menghapus semua data dan pengaturan perangkatmu, jadi pastikan sudah membuat cadangan sebelumnya.
  • Instal custom ROM: Melalui pemulihan kustom, pilih opsi “Install” dan temukan file ROM yang sudah kamu unduh sebelumnya. Pilih file tersebut dan konfirmasikan untuk memulai proses instalasi. Tunggu hingga proses selesai.
  • Reboot perangkat: Setelah proses instalasi selesai, pilih opsi “Reboot” atau “Reboot System”. Perangkatmu akan mulai memuat dengan custom ROM yang baru.
🔴 BACA JUGA:  10 Cara Memotong Video di Android

Perlu diingat bahwa setiap perangkat Android memiliki metode instalasi dan pemulihan yang berbeda. Pastikan untuk mencari tutorial yang spesifik untuk perangkatmu dan mengikuti instruksi dengan hati-hati.

3. Hapus Aplikasi Tidak Penting

Salah satu alasan utama mengapa perangkat Android bisa terasa lambat adalah karena keberadaan aplikasi yang tidak penting atau jarang digunakan. Aplikasi yang banyak diinstal dapat membebani sistem dan mengurangi ruang penyimpanan yang tersedia. Oleh karena itu, menghapus aplikasi yang tidak diperlukan dapat membantu meningkatkan kinerja perangkat Android-mu. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghapus aplikasi tidak penting:

  • Buka menu “Pengaturan” di perangkat Android-mu.
  • Cari dan pilih opsi “Aplikasi” atau “Manajer Aplikasi”. Tampilan ini mungkin sedikit berbeda tergantung pada versi Android yang kamu gunakan.
  • Akan muncul daftar semua aplikasi yang terinstal di perangkatmu. Gulir ke bawah dan periksa aplikasi-aplikasi yang jarang kamu gunakan atau tidak diperlukan.
  • Ketuk aplikasi yang ingin kamu hapus, kemudian pilih opsi “Hapus” atau “Uninstall”. Kamu mungkin perlu mengonfirmasi penghapusan dengan menekan tombol “OK” atau “Hapus”.
  • Ulangi langkah 4 untuk setiap aplikasi yang ingin kamu hapus.

Pastikan untuk tidak menghapus aplikasi yang penting atau berkaitan dengan fungsi dasar perangkatmu. Jika kamu tidak yakin tentang suatu aplikasi, sebaiknya simpan saja atau lakukan penelitian lebih lanjut sebelum menghapusnya.

4. Optimalisasi Penyimpanan

Selain menghapus aplikasi yang tidak diperlukan, kamu juga dapat melakukan beberapa langkah untuk mengoptimalkan penyimpanan perangkat Android-mu. Berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu ikuti:

  • Hapus file yang tidak perlu: Cek dan hapus file-file yang tidak diperlukan seperti foto, video, atau dokumen yang sudah tidak kamu butuhkan lagi. Kamu dapat menggunakan aplikasi File Manager bawaan atau aplikasi pihak ketiga untuk membantu mengidentifikasi dan menghapus file-file tersebut.
  • Pindahkan file ke penyimpanan eksternal: Jika perangkatmu memiliki slot kartu SD atau penyimpanan eksternal, pertimbangkan untuk memindahkan beberapa file ke penyimpanan eksternal tersebut. Misalnya, kamu dapat memindahkan foto atau video ke kartu SD untuk mengurangi beban penyimpanan internal.
  • Gunakan fitur Penyimpanan di cloud: Gunakan layanan penyimpanan di cloud seperti Google Drive atau Dropbox untuk menyimpan file-file penting secara online. Dengan memindahkan file ke cloud, kamu dapat mengosongkan ruang penyimpanan perangkatmu.
  • Hapus cache aplikasi: Setiap aplikasi di perangkat Android-mu memiliki cache yang bisa memakan ruang penyimpanan. Untuk menghapus cache aplikasi, buka menu “Pengaturan”, pilih “Aplikasi” atau “Manajer Aplikasi”, lalu pilih aplikasi yang ingin kamu bersihkan cache-nya. Di dalam opsi aplikasi tersebut, kamu akan menemukan opsi untuk menghapus cache.
  • Gunakan aplikasi pengoptimalisasi: Ada beberapa aplikasi pengoptimalisasi penyimpanan yang tersedia di Google Play Store. Aplikasi-aplikasi ini dapat membantu mengidentifikasi dan membersihkan file-file yang tidak perlu serta memindahkan aplikasi ke penyimpanan eksternal jika diperlukan.
🔴 BACA JUGA:  10 Cara Merekam Suara dengan Headset di Android

Dengan mengoptimalkan penyimpanan perangkatmu, kamu akan mendapatkan lebih banyak ruang dan meningkatkan performa perangkat Android-mu.

5. Update Aplikasi Secara Teratur

Selain memperbarui sistem operasi, penting juga untuk memperbarui aplikasi yang terinstal di perangkat Android-mu. Pembaruan aplikasi tidak hanya menyediakan fitur terbaru, tetapi juga mengatasi bug dan masalah keamanan yang mungkin ada pada versi sebelumnya. Berikut adalah cara untuk memperbarui aplikasi secara teratur:

1. Buka Google Play Store di perangkatmu.

2. Ketuk ikon tiga garis horizontal di pojok kiri atas layar untuk membuka menu.

3. Pilih opsi “My apps & games” atau “Aplikasi & game saya” dari menu yang muncul.

4. Di tab “Update” atau “Pembaruan”, akan muncul daftar aplikasi yang memiliki pembaruan tersedia. Tekan tombol “Update all” atau “Perbarui semua” untuk memperbarui semua aplikasi sekaligus, atau pilih aplikasi individu yang ingin kamu perbarui.

5. Tunggu hingga proses pembaruan selesai. Pastikan perangkatmu terhubung ke jaringan Wi-Fi agar pembaruan dapat diunduh dengan cepat dan efisien.

Dengan memperbarui aplikasi secara teratur, kamu akan mendapatkan akses ke fitur terbaru dan meningkatkan stabilitas serta keamanan aplikasi yang kamu gunakan.

6. Aktifkan Mode Hemat Baterai

Mode hemat baterai adalah fitur yang membatasi penggunaan daya dan kinerja perangkat Android untuk menghemat baterai. Aktifkan mode hemat baterai saat bateraimu hampir habis atau ketika kamu ingin memperpanjang masa pakai baterai. Berikut adalah cara mengaktifkan mode hemat baterai:

1. Buka menu “Pengaturan” di perangkatmu.

2. Cari dan pilih opsi “Baterai” atau “Daya”.

3. Di dalam opsi baterai, kamu akan menemukan pilihan mode hemat baterai. Tekan tombol untuk mengaktifkannya.

4. Kamu juga dapat menyesuaikan pengaturan mode hemat baterai, seperti membatasi sinkronisasi otomatis, mengurangi kecerahan layar, atau menonaktifkan fitur-fitur yang mengonsumsi daya secara intensif.

Dengan mengaktifkan mode hemat baterai, perangkatmu akan menggunakan daya secara lebih efisien, memperpanjang masa pakai baterai, dan meningkatkan performa secara keseluruhan.

7. Bersihkan Cache Sistem

Cache sistem adalah file-file sementara yang disimpan oleh sistem operasi Android untuk mempercepat akses dan kinerja aplikasi. Namun, seiring waktu, cache yang tidak terpakai dapat mengumpulkan ruang penyimpanan yang berharga. Bersihkan cache sistem secara berkala untuk membebaskan ruang penyimpanan dan meningkatkan kinerja perangkat Android-mu. Berikut adalah cara untuk membersihkan cache sistem:

  • Buka menu “Pengaturan” di perangkat Android-mu.
  • Cari dan pilih opsi “Penyimpanan” atau “Penyimpanan dan USB”.
  • Di dalam opsi penyimpanan, kamu akan melihat jumlah ruang yang digunakan dan tersedia di perangkatmu. Pilih opsi “Cache data” atau “Cache penyimpanan” yang biasanya terletak di bagian bawah.
  • Akan muncul konfirmasi untuk menghapus cache sistem. Tekan tombol “OK” atau “Hapus” untuk melanjutkan proses.
  • Tunggu beberapa saat hingga proses pembersihan cache selesai. Ini bisa memakan waktu tergantung pada ukuran cache yang ada di perangkatmu.
  • Setelah selesai, kamu akan melihat ruang penyimpanan yang telah dibebaskan. Bersihkan cache sistem secara teratur, misalnya setiap beberapa minggu, untuk menjaga kinerja perangkat Android-mu tetap optimal.

8. Nonaktifkan Animasi dan Efek Visual

Animasi dan efek visual pada antarmuka pengguna Android memberikan tampilan yang menarik, tetapi juga dapat mempengaruhi kinerja perangkat dengan memakan lebih banyak daya dan memori. Jika perangkatmu terasa lambat, kamu dapat mempertimbangkan untuk mematikan atau mengurangi animasi dan efek visual. Berikut adalah caranya:

  • Buka menu “Pengaturan” di perangkatmu.
  • Cari dan pilih opsi “Tentang Telepon” atau “Tentang Perangkat”.
  • Di dalam opsi tersebut, cari dan ketuk opsi “Nomor Build” beberapa kali hingga muncul pesan yang memberi tahu bahwa kamu telah menjadi pengembang.
  • Kembali ke menu “Pengaturan” dan pilih opsi “Opsi Pengembang” atau “Pengaturan Pengembang”.
  • Di dalam opsi pengembang, cari dan pilih opsi “Skala animasi jendela”, “Durasi animasi”, atau opsi serupa.
  • Pilih opsi “Matikan” atau kurangi skala animasi dan durasi menjadi nilai yang lebih rendah, seperti 0.5x.
  • Ulangi langkah 5 dan 6 untuk opsi “Skala transisi” dan “Skala animator”.
🔴 BACA JUGA:  8 Cara Mengganti Background Video Tanpa Green Screen di Android

Dengan mematikan atau mengurangi animasi dan efek visual, kamu akan melihat peningkatan dalam responsivitas perangkatmu dan penggunaan daya yang lebih efisien.

9. Hapus Widget Tidak Penting

Widget adalah aplikasi mini yang dapat ditampilkan di layar utama perangkat Android-mu. Meskipun widget dapat memberikan akses cepat ke informasi atau fitur tertentu, penggunaan yang berlebihan dapat mempengaruhi kinerja perangkat. Hapus widget tidak penting atau jarang digunakan untuk mengurangi beban dan meningkatkan kinerja perangkatmu. Berikut adalah cara menghapus widget:

  • Di layar utama perangkatmu, tahan jari di atas widget yang ingin kamu hapus.
  • Akan muncul ikon atau opsi penghapusan di bagian atas layar. Seret widget ke ikon atau opsi tersebut.
  • Widget akan terhapus dari layar utama perangkatmu.

Ulangi langkah tersebut untuk setiap widget yang ingin kamu hapus. Pastikan hanya menyimpan widget yang benar-benar kamu butuhkan agar tidak membebani kinerja perangkat Android-mu.

10. Restart atau Reset Perangkat

Jika semua langkah di atas belum mengatasi masalah kinerja perangkat Android-mu, kamu dapat mencoba untuk melakukan restart atau reset perangkat. Restart akan membersihkan memori sementara dan memperbarui koneksi perangkat, sedangkan reset akan mengembalikan perangkat ke pengaturan awal. Namun, perlu diingat bahwa reset perangkat akan menghapus semua data yang tidak disimpan, jadi pastikan untuk melakukan cadangan sebelum melakukannya. Berikut adalah cara melakukan restart atau reset perangkat:

  • Restart perangkat: Tekan dan tahan tombol daya perangkatmu hingga muncul menu pilihan.
  • Pilih opsi “Restart” atau “Restart perangkat” untuk memulai ulang perangkatmu.
  • Setelah restart selesai, perangkat akan memuat ulang sistem operasi dan aplikasi.
  • Reset perangkat: Buka menu “Pengaturan” di perangkatmu dan cari opsi “Pengaturan Tambahan”, “Sistem”, atau opsi serupa.
  • Di dalam opsi tersebut, cari dan pilih opsi “Reset” atau “Kembalikan ke pengaturan pabrik”. Kamu mungkin perlu memasukkan kode keamanan atau melakukan konfirmasi sebelum melakukan reset.
  • Setelah reset selesai, perangkat akan kembali ke pengaturan awal seperti saat pertama kali kamu membelinya.
  • Pastikan untuk membuat cadangan data penting sebelum melakukan reset perangkat.

Jika masalah kinerja masih berlanjut setelah melakukan restart atau reset, disarankan untuk menghubungi dukungan teknis atau membawa perangkatmu ke pusat layanan resmi untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Penutup

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat meningkatkan kinerja perangkat Android-mu. Ingatlah untuk menghapus aplikasi tidak penting, mengoptimalkan penyimpanan, memperbarui aplikasi secara teratur, mengaktifkan mode hemat baterai, membersihkan cache sistem, mengurangi animasi dan efek visual, menghapus widget tidak penting, serta melakukan restart atau reset perangkat jika diperlukan. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mengupgrade dan meningkatkan performa perangkat Android-mu!