google.com, pub-7182798650051860, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-2593381829815644, DIRECT, f08c47fec0942fa0

5 Cara Peretas Dapat Menyerang Ponsel Anda dan Tips Aman Dari Peretasan

5 Cara Peretas Dapat Menyerang Ponsel dan Tips Untuk Keamanan Anda. Saat ini, sebagian besar transaksi dilakukan melalui Internet, yang telah membuat hidup kita lebih mudah. Di sisi lain, itu membahayakan hidup kita. Apa kamu tau bagaimana caranya?

Informasi pribadi Anda berisiko tinggi terpapar peretas. Peretas menggunakan banyak cara untuk mencuri data orang. Inilah cara peretas dapat mencuri informasi dan cara menyelamatkan diri dari pencurian dunia maya ini.

5 cara dan pencegahan pencurian cyber

1. Melalui email

Peretas telah mengirimi Anda email yang salah yang meminta Anda untuk mengklik email. Anda akan merasa bahwa email telah dikirimkan kepada Anda oleh bank resmi yang meminta Anda untuk mengisi detail bank Anda untuk mengonfirmasi identitas Anda.

Jika Anda tidak melakukan ini, kartu ATM Anda akan diblokir. Ketika Anda mengklik email tersebut, Anda akan diarahkan ke halaman arahan. Jika pengguna mengisi detail bank di sana, detail tersebut akan dikirim langsung ke peretas, bukan ke bank.

Cara lain adalah dengan memiliki lampiran di email. Segera setelah Anda mengunduh, malware akan dipasang dan informasi pribadi Anda akan dicuri.

Tips & Peringatan Selalu cari domain atau ejaan di ID email Anda, dan jika Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan, hindari mengklik link tersebut. Jangan mengunduh file dari sumber yang tidak dapat diandalkan. Luangkan waktu untuk memahami situasinya.

2. Perangkat lunak perusak

Malware yang mencuri data ponsel Anda, menghapus data, diam-diam memantau perangkat Anda, atau memperbarui fungsi dasar perangkat seluler Anda. Mengklik iklan yang tidak sah, pop-up, atau menginstal perangkat lunak bajakan dapat menyebabkan malware.

🔴 BACA JUGA:  7 Cara Mengembalikan Chat Messenger yang Terhapus di Android

Tips & Peringatan Disarankan agar Anda menggunakan antivirus ponsel Anda, yang tidak terlalu mahal. Hindari mengklik pop-up, jangan mengunduh aplikasi palsu. Selalu perbarui aplikasi dan sistem operasi Anda.

3. Aplikasi seluler berbahaya

Apakah menurut Anda setiap aplikasi di Google Play Store atau App Store itu nyata? Tidak semua aplikasi di toko game aman digunakan. Aplikasi dapat berisi potongan kode yang dapat menginstal malware di ponsel Anda dan mencuri data dari ponsel Anda. Aplikasi akan meminta Anda untuk berbagai izin dan data Anda akan disalahgunakan oleh distributor.

Kiat: Selalu periksa izin saat Anda mengunduh aplikasi seluler baru apa pun. Hindari mengunduh aplikasi dari sumber pihak ketiga mana pun. Jangan pernah mengunduh program bajakan.

4. Melalui panggilan atau pesan

Anda dapat menelepon atau diberi tahu bahwa kartu Anda akan diblokir atau Anda telah memenangkan hadiah. Mereka akan meminta kata sandi Internet banking atau OTP Anda untuk mengakses akun Anda.

Setelah menerima informasi Anda, itu dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Anda mungkin mendapatkan tautan pendek dalam pesan, yang dapat mengarah ke halaman web yang meragukan.

Tips & Peringatan Jangan membagikan informasi pribadi apa pun tentang panggilan dan pesan tersebut. Sebelum mengklik pesan apa pun, periksa detail pengirim. Jangan pernah memberikan OTP kepada pihak ketiga melalui panggilan atau pesan.

5. Wi-Fi gratis

Kita semua senang ketika mendengar kata “gratis”, dan itu sama di sini. Kami mendapatkan layanan wi-fi gratis di kafe atau stasiun kereta api. Segala yang gratis tentu sangat membuat kita senang, tetapi terkadang dari hal tersebut dapat muncul masalah peretasan untuk ponsel atau smartphone milik kita.

🔴 BACA JUGA:  10 Cara Menghapus Riwayat Penelusuran YouTube di HP Android

Menghubungkan sistem Anda ke jaringan berbahaya meningkatkan kemungkinan peretasan. Peretas dapat mengakses akun sosial, kata sandi, rekening bank Anda.