6 Cara Mengembalikan Data yang Terhapus di Android

Apakah Anda pernah menghapus data penting di perangkat Android Anda tanpa sengaja? Jangan khawatir, Anda tidak sendiri. Kehilangan data di perangkat Android bisa menjadi pengalaman yang sangat menjengkelkan, terutama jika data tersebut sangat berharga bagi Anda. Namun, ada berbagai cara untuk mengatasi masalah ini dan mengembalikan data yang terhapus di Android Anda. Dalam artikel ini, kami akan membahas 6 cara yang efektif untuk mengembalikan data yang terhapus di Android Anda. Mari kita simak!

Cara Mengembalikan Data yang Terhapus di Android

1: Menggunakan Google Drive

Salah satu cara paling sederhana untuk mengembalikan data yang terhapus di Android adalah dengan menggunakan Google Drive. Jika Anda telah mengaktifkan sinkronisasi data dengan akun Google Anda, data Anda mungkin telah diunggah ke Google Drive secara otomatis. Anda dapat mengakses Google Drive melalui aplikasi Google Drive yang sudah diinstal di perangkat Anda atau melalui browser web di komputer Anda.

Untuk mengembalikan data yang terhapus di Android menggunakan Google Drive, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Google Drive atau akses Google Drive melalui browser web di komputer Anda.
  2. Log masuk ke akun Google Anda jika belum.
  3. Pilih “Sampah” di menu sebelah kiri untuk melihat data yang telah dihapus.
  4. Pilih data yang ingin Anda pulihkan dan klik tombol “Pulihkan” untuk mengembalikannya ke penyimpanan Anda.

Perlu diingat bahwa data yang dihapus biasanya tetap ada di Sampah Google Drive selama 30 hari sebelum secara permanen dihapus. Jadi, pastikan untuk mengambil tindakan secepat mungkin jika Anda ingin mengembalikan data yang telah dihapus.

2: Menggunakan Aplikasi Pemulihan Data Android

Ada banyak aplikasi pemulihan data Android yang tersedia di Google Play Store yang dapat membantu Anda mengembalikan data yang terhapus. Beberapa aplikasi populer termasuk DiskDigger, EaseUS MobiSaver, dan Dr.Fone. Aplikasi-aplikasi ini dapat memindai perangkat Android Anda untuk mencari data yang terhapus dan memulihkannya ke penyimpanan Anda. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan aplikasi pemulihan data memerlukan akses root ke perangkat Android Anda.

Untuk menggunakan aplikasi pemulihan data Android, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Unduh dan instal aplikasi pemulihan data Android pilihan Anda dari Google Play Store.
    2. Buka aplikasi dan berikan akses root ke perangkat Android Anda.
    3. Pilih jenis data yang ingin Anda pulihkan, misalnya foto, video, atau kontak.
    4. Biarkan aplikasi memindai perangkat Anda untuk mencari data yang terhapus.
    5. Pilih data yang ingin Anda pulihkan dari hasil pemindaian dan klik tombol “Pulihkan” untuk mengembalikannya ke penyimpanan Anda.
🔴 BACA JUGA:  Rekomendasi 13 Hp Extended RAM vivo Terbaru Tahun 2023, Ponsel Jadi Super Lega

Setelah proses pemulihan selesai, data yang terhapus seharusnya sudah kembali ke perangkat Android Anda. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua data yang terhapus dapat dipulihkan sepenuhnya, tergantung pada seberapa lama data tersebut telah dihapus dan apakah data tersebut telah ditimpa oleh data baru. Oleh karena itu, segera mengambil tindakan setelah Anda menyadari bahwa data Anda telah terhapus adalah langkah terbaik untuk meningkatkan peluang pemulihan data yang sukses.

3: Menggunakan Fitur Pemulihan Bawaan di Android

Beberapa perangkat Android memiliki fitur pemulihan bawaan yang dapat membantu Anda mengembalikan data yang terhapus. Fitur ini biasanya dapat diakses melalui menu Pengaturan perangkat Anda. Namun, perlu diingat bahwa fitur pemulihan bawaan ini hanya dapat mengembalikan data yang telah dihapus dalam periode waktu tertentu sebelum data tersebut secara permanen dihapus dari perangkat Anda.

Untuk menggunakan fitur pemulihan bawaan di Android, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka menu Pengaturan di perangkat Android Anda.
  2. Pilih opsi “Pemulihan” atau “Backup & Reset”.
  3. Pilih opsi “Pulihkan data” atau “Pulihkan pabrik” (nama opsi dapat bervariasi tergantung pada perangkat Anda).
  4. Pilih jenis data yang ingin Anda pulihkan, misalnya kontak, pesan, atau foto.
  5. Biarkan perangkat Anda memulihkan data yang terhapus. Proses ini dapat memakan waktu tergantung pada ukuran dan jumlah data yang akan dipulihkan.

Setelah proses pemulihan selesai, data yang terhapus seharusnya sudah kembali ke perangkat Android Anda. Namun, pastikan untuk segera mengambil tindakan setelah data terhapus untuk meningkatkan peluang pemulihan data yang sukses.

4: Menggunakan Backup Data

Jika Anda telah membuat cadangan data di perangkat Android Anda sebelum data tersebut terhapus, Anda dapat mengembalikan data tersebut dengan mudah. Backup data dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti menggunakan layanan cloud seperti Google Drive atau Dropbox, atau menggunakan fitur backup bawaan di perangkat Android Anda.

🔴 BACA JUGA:  Seperti Cara Pinjam Pulsa AXIS, Mudah Dilakukan

Untuk mengembalikan data yang terhapus melalui backup data, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Buka layanan backup yang Anda gunakan, misalnya Google Drive atau Dropbox.
    2. Login ke akun Anda jika belum.
    3. Pilih opsi “Pulihkan” atau “Restore”.
    4. Pilih data yang ingin Anda pulihkan dari backup, misalnya foto, video, atau kontak.
    5. Biarkan layanan backup memulihkan data yang terhapus ke perangkat Anda.

Setelah proses pemulihan selesai, data yang terhapus seharusnya sudah kembali ke perangkat Android Anda. Namun, perlu diingat bahwa Anda harus secara rutin membuat backup data Anda untuk menghindari kehilangan data yang berharga di masa depan.

5: Menggunakan Aplikasi Pemulihan Data

Ada banyak aplikasi pemulihan data yang tersedia di Google Play Store yang dapat membantu Anda mengembalikan data yang terhapus di Android. Beberapa aplikasi ini memiliki fitur pemulihan yang kuat dan dapat mengembalikan berbagai jenis data, seperti foto, video, pesan, kontak, dan masih banyak lagi. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan aplikasi pemulihan data dapat memiliki risiko, seperti kerugian data lebih lanjut atau kerusakan pada perangkat Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk membaca ulasan pengguna, memeriksa rating, dan mengikuti panduan penggunaan aplikasi dengan hati-hati sebelum menggunakan aplikasi pemulihan data.

Untuk menggunakan aplikasi pemulihan data, ikuti langkah-langkah berikut:

      1. Buka Google Play Store di perangkat Android Anda.
      2. Cari aplikasi pemulihan data, seperti DiskDigger, EaseUS MobiSaver, atau Dumpster.
      3. Pilih aplikasi yang Anda inginkan dan instal di perangkat Anda.
      4. Buka aplikasi pemulihan data yang telah diinstal di perangkat Anda.
      5. Ikuti petunjuk pada aplikasi untuk memulai proses pemulihan data. Proses ini dapat bervariasi tergantung pada aplikasi yang Anda gunakan.
      6. Pilih jenis data yang ingin Anda pulihkan, misalnya foto, video, atau pesan.
      7. Biarkan aplikasi pemulihan data bekerja untuk mengembalikan data yang terhapus. Proses ini dapat memakan waktu tergantung pada ukuran dan jumlah data yang akan dipulihkan.

Setelah proses pemulihan selesai, data yang terhapus seharusnya sudah kembali ke perangkat Android Anda. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan aplikasi pemulihan data tidak selalu berhasil 100% dan dapat bergantung pada berbagai faktor, seperti tingkat kerusakan data dan waktu data telah terhapus.

6: Menghubungi Layanan Pemulihan Data Profesional

Jika Anda tidak berhasil mengembalikan data yang terhapus di Android Anda menggunakan metode-metode yang telah dijelaskan sebelumnya, Anda dapat menghubungi layanan pemulihan data profesional. Layanan ini biasanya ditawarkan oleh perusahaan pemulihan data yang memiliki keahlian khusus dalam mengembalikan data yang hilang atau terhapus dari perangkat Android. Namun, perlu diingat bahwa layanan ini dapat cukup mahal dan tidak selalu dapat menjamin pemulihan data yang sukses.

🔴 BACA JUGA:  10 Cara Menambahkan Link di Instagram Story di Android

Untuk menggunakan layanan pemulihan data profesional, ikuti langkah-langkah berikut:

      1. Cari perusahaan pemulihan data yang terpercaya dan memiliki ulasan positif dari pengguna sebelumnya.
      2. Hubungi perusahaan pemulihan data melalui telepon atau email untuk mendiskusikan masalah Anda dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang proses dan biaya pemulihan data.
      3. Setelah berbicara dengan perusahaan pemulihan data, ikuti instruksi yang diberikan untuk mengirimkan perangkat Android Anda atau media penyimpanan yang terkena dampak ke mereka.
      4. Biarkan perusahaan pemulihan data melakukan proses pemulihan data yang diperlukan. Proses ini dapat memakan waktu tergantung pada kompleksitas dan tingkat kerusakan data.
      5. Setelah proses pemulihan selesai, perusahaan pemulihan data akan mengirimkan hasilnya kepada Anda dan memberikan informasi tentang data yang berhasil dipulihkan.

Harap diingat bahwa menggunakan layanan pemulihan data profesional tidak selalu menjamin pemulihan data yang sukses dan dapat menghabiskan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, sebaiknya pertimbangkan opsi ini sebagai langkah terakhir jika metode-metode sebelumnya tidak berhasil.

PENUTUP

Itulah beberapa cara untuk mengembalikan data yang terhapus di Android Anda. Dari menggunakan fitur pemulihan bawaan di perangkat, menggunakan backup data, mengakses akun Google Drive, menggunakan aplikasi pemulihan data, hingga menghubungi layanan pemulihan data profesional, Anda memiliki beberapa opsi untuk memulihkan data yang hilang atau terhapus. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua metode selalu berhasil dan ada risiko kehilangan data lebih lanjut atau kerusakan perangkat Anda. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan langkah-langkah pemulihan data dengan hati-hati dan selalu membuat backup data secara rutin untuk menghindari kehilangan data yang berharga di masa depan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengembalikan data yang terhapus di Android. Dengan mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan di atas, Anda dapat memiliki peluang yang lebih baik untuk memulihkan data yang hilang atau terhapus dengan sukses. Tetap berhati-hati dalam mengelola data Anda dan selalu lakukan langkah-langkah pencegahan, seperti membuat backup data secara rutin, untuk menghindari masalah data di masa depan. Semoga berhasil!