google.com, pub-7182798650051860, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-2593381829815644, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mengenal Aplikasi Keluarga Sehat Pemerintah, Manfaat & Cara Penggunaannya

Aplikasi Keluarga Sehat merupakan inovasi Kementerian Kesehatan untuk mendukung Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Aplikasi ini sebelumnya dikenal sebagai Prokesga (Program Kesehatan Keluarga), tetapi kemudian diganti namanya dan berbagai fitur ditingkatkan. Keuntungan dari program ini adalah mengumpulkan data keluarga sehat secara digital, mengurangi kunjungan ke rumah.

Surveyor, operator puskesmas, kepala puskesmas, dinas kesehatan kabupaten/kota, dinas kesehatan provinsi, dan kementerian kesehatan semuanya adalah pengguna aplikasi ini.

Apa itu Aplikasi Keluarga Sehat?

Kementerian Kesehatan menggunakan Aplikasi Keluarga Sehat untuk mendukung inisiatif Pemerintah Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, atau PIS-PIK.

Pusdatin (Pusat Data dan Informasi Kemenkes) pertama kali memperkenalkan Aplikasi Keluarga Sehat pada tahun 2015 dengan nama Prokesga dengan tujuan membantu mempermudah proses pelayanan dan pengumpulan data pasien yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan daerah. Program Prokesga berganti nama menjadi aplikasi Keluarga Sehat pada tahun 2016, dan masih digunakan sampai sekarang.

Aplikasi Keluarga Sehat merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh warga negara di seluruh tanah air.

Program ini dikembangkan untuk memudahkan surveyor kesehatan dalam mengumpulkan data seluruh keluarga di Indonesia, baik di lokasi dengan konektivitas internet yang memadai maupun di daerah yang jauh yang akses internetnya masih sulit.

Manfaat Aplikasi Keluarga Sehat

Untuk mendukung hak-hak warga negara tersebut, Kementerian Kesehatan membentuk “Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga” (PIS-PK).

Untuk melaksanakan inisiatif ini, Kementerian Kesehatan harus mendaftarkan semua keluarga di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, serta di daerah pedesaan. Sistem informasi bernama aplikasi Keluarga Sehat dikembangkan untuk membantu proses pengumpulan data.

🔴 BACA JUGA:  Deretan 10 Aplikasi Edit Wajah Viral di Smartphone, Prediksi Wajahmu Ketika Tua

Aplikasi Keluarga Sehat merupakan aplikasi pendataan kesehatan yang telah terhubung dengan data dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) Disdukcapil. Integrasi data dalam sistem ini tentunya meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengumpulan data.

Aplikasi ini merupakan aplikasi berskala nasional yang dilaksanakan secara regional dan berlaku di seluruh Indonesia. Aplikasi kesehatan ini memudahkan untuk memperoleh data lapangan, data pasien, data fasilitas kesehatan, dan data analitik. Hal ini dimaksudkan agar peningkatan akses data akan mempercepat prosedur tindak lanjut pelayanan kesehatan masyarakat.

Pengguna Aplikasi Sehat Indonesia

Pengguna Aplikasi Sehat Indonesia

Administrator Pusat: bertugas memelihara Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS) di tingkat pusat. Memiliki akses resmi ke semua menu Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS), termasuk master data.

Dinas Kesehatan Provinsi bertugas memastikan keberlangsungan operasional Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS) di tingkat provinsi. Memiliki akses kontrol baca-saja ke menu Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS).

Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota bertugas memastikan bahwa Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS) beroperasi di tingkat Kabupaten/Kota. Memiliki akses kontrol baca-saja ke menu Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS).

Kepala Puskesmas: bertugas mengelola beban kerja enumerator, mendistribusikan akun login aktor setingkat Puskesmas, dan bertanggung jawab secara keseluruhan atas proses pemasukan data kuesioner Keluarga Sehat. Memiliki akses kontrol baca-saja ke menu Aplikasi Web Keluarga Sehat (KS).

Pengurus/Operator Puskesmas: bertugas menjalankan sistem KS Puskesmas. Aktor ini bertugas dan memiliki kewenangan untuk menghasilkan pelaku pengguna lain di tingkat puskesmas, terutama aktor kepala puskesmas, aktor pengawas, dan aktor pengumpul data/enumerator/surveyor.

Aktor ini memiliki kewenangan untuk memperbarui (mengedit) input data yang dikumpulkan oleh pengumpul data, enumerator, dan surveyor.

Supervisor: bertugas mengevaluasi kinerja enumerator/surveyor lapangan. Setiap puskesmas dapat memiliki satu atau lebih pelaku pengawasan, tergantung pada keadaan cakupan wilayah sasaran puskesmas dan jumlah penduduk di wilayah sasaran puskesmas.

Data Collector/Enumerator/Surveyor (Family Coach): bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan memasukkan data kuesioner KS di lapangan.

🔴 BACA JUGA:  10 Aplikasi Membuat Video Animasi

Cara Mengakses Aplikasi

1. Website

Ada tiga macam modul untuk sistem situs web, masing-masing dengan fungsi dan tugasnya yang unik, yaitu:

Administrator

Saat mengakses modul Administrator, Anda dapat mengubah pengaturan menu untuk akun Anda. Anda juga dapat mengubah detail pengguna kapan saja dengan menggunakan modul Administrator.

Dashboard

Modul Dashboard berikutnya, dan dapat digunakan untuk melihat output dari total informasi tentang keluarga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan data.

Berdasarkan area cakupan, output dari informasi tersebut dapat dilihat. Anda juga dapat memberikan informasi agregat yang berasal dari perhitungan data lapangan menggunakan modul Dasbor.

Kuesioner

Modul terakhir adalah modul Kuesioner. Anda dapat memasukkan informasi data lapangan ke dalam database secara online menggunakan modul. Hal ini tentunya membuat proses pemasukan data lapangan aplikasi menjadi lebih praktis dan sederhana.

2. Android

Platform Android hanya mencakup dua modul:

Dashboard

Modul Dasbor dan Kuesioner dalam versi Android dari program ini memainkan fungsi yang sedikit lebih komprehensif daripada yang ada di platform situs web.

Modul Dashboard dapat digunakan untuk melihat output data tentang jumlah keluarga yang direkam berdasarkan urutan regional. Dasbor pada platform Android menampilkan Indeks Keluarga Sehat (IKS) wilayah serta kemajuan pengumpulan data.

Perbedaan antara keduanya adalah bahwa status pengumpulan data adalah antarmuka aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah meninjau status pengumpulan data Indeks Keluarga Sehat. Status pendataan niscaya telah dilakukan oleh enumerator puskesmas dan secara bertahap.

Kuesioner

Pada program versi Android, modul Kuesioner dapat diisi dengan memasukkan data lapangan langsung ke database Aplikasi Keluarga Sehat. Bedanya, data lapangan bisa dimasukkan secara offline maupun online.

Cara Menggunakan Aplikasi

Menurut Pusdatin, berbagai tahapan harus dipersiapkan sebelum menerapkan penggunaan aplikasi Keluarga Sehat, antara lain:

1. Administrator Aplikasi

Langkah pertama dalam mempersiapkan diri untuk mengaktifkan penggunaan aplikasi Keluarga Sehat di Indonesia adalah dengan mendirikan organisasi manajemen aplikasi di setiap wilayah.

🔴 BACA JUGA:  15 Aplikasi Pembukuan Keuangan Terbaik Jadikan Laporan Pencatatan Usaha Lebih Transparan

Organisasi pengelola aplikasi yang dimaksud terdiri dari dosen pembimbing, admin Puskesmas, dan Kepala Puskesmas, serta tim surveyor yang akan bertugas sebagai pengumpul data kesehatan keluarga masyarakat.

Untuk tim surveyor maksimal sepuluh orang, jika diperlukan tim surveyor tambahan karena satu dan lain hal, Anda dapat meminta kepada pusdatin untuk tambahan kuota surveyor.

2. Penyerahan Surat Lamaran

Pada titik ini, Dinas Kesehatan masing-masing kota atau kabupaten mengirimkan surat atau email yang memberikan daftar nama calon pengurus aplikasi Keluarga Sehat ke alamat email Kementerian Kesehatan RI, keluargasehat@kemkes.go.id.

Surat tersebut harus mencantumkan nama, NIK, jabatan, nomor telepon, dan alamat email masing-masing pengelola aplikasi, serta nama dan kode Puskesmas.

Email kemudian akan melalui prosedur verifikasi. Pusdatin akan membuat akun berdasarkan data yang Anda kirimkan dan lolos prosedur verifikasi jika sudah lolos proses verifikasi.

3. Pengiriman Akun kepada Pemohon

Tahap terakhir adalah pengiriman akun kepada pemohon. Tahap ini selesai setelah pengajuan data pengelola aplikasi disetujui dan akun berhasil didaftarkan oleh Pusdatin.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota akan mengirimkan akun kepada pemohon, yang akan diaktifkan oleh karyawan Puskesmas yang terdaftar.

Cara Download Aplikasi

Jika sudah memahami semua penjelasan sebelumnya, saatnya mengunduh aplikasi keluarga sehat dari Google Play Store. Kamu bisa Download aplikasi Keluarga Sehat terbaru 2023 langsung dari Google Play Store atau dengan klik link di bawah ini. Setelah berhasil mengunduh aplikasi, masuk menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang benar.

mengunduh aplikasi keluarga sehat dari Google Play Store

PASANG APLIKASI

Penutup

Itu menyimpulkan ulasan dan pembahasan kami terhadap aplikasi Keluarga Sehat. Perlu diketahui bahwa aplikasi Keluarga Sehat merupakan aplikasi nasional dengan pendataan wilayah. Alhasil, dengan hanya satu aplikasi yang dapat mewakili pengumpulan data di seluruh wilayah Indonesia.